SMK Negeri 8 Samarinda Gelar Pengimbasan Pembelajaran Mendalam
Samarinda, 25 September 2025 – SMK Negeri 8 Samarinda terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan melaksanakan kegiatan Pengimbasan Pembelajaran Mendalam yang berlangsung di ruang rapat sekolah.
Acara dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Sumber Daya Manusia, Hj. Fauziatul Ifah, S.Ag., M.Pd, yang hadir mewakili Kepala SMK Negeri 8 Samarinda, Sri Hartono, M.Pd. Dalam sambutannya, Hj. Fauziatul Ifah menyampaikan salam dan ucapan syukur, serta memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pengimbasan yang antusias mengikuti kegiatan ini. Ia juga menekankan bahwa pembelajaran mendalam merupakan upaya penting dalam pengembangan diri guru maupun siswa secara holistik.
“Pembelajaran mendalam harus dilaksanakan dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Hal ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Selain itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Fatmawati, S.Pd., M.Pd juga turut memberikan sambutan yang memperkuat konsep Deep Learning. Ia menegaskan adanya tiga pilar utama yang menjadi landasan pembelajaran mendalam.
“Pertama, Pembelajaran Berkesadaran (Mindful Learning), di mana peserta didik diajak untuk sepenuhnya sadar akan proses belajar. Kedua, Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning), sebuah upaya untuk memastikan bahwa materi yang diajarkan tidak hanya dihafalkan, tetapi dipahami secara mendalam dan dapat diterapkan dalam berbagai situasi kehidupan. Ketiga, Pembelajaran Menggembirakan (Joyful Learning), yang menegaskan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Pendekatan ini bertujuan agar proses pembelajaran tidak lagi menjadi beban dan kaku, melainkan sebuah pengalaman yang memuaskan serta memicu semangat ingin tahu dan eksplorasi mendalam,” jelas ibu Fatmawati.
Materi pengimbasan kemudian disampaikan oleh Hj. Norba, S.Pd dan Asniani, S.Pd. Dalam pemaparannya, Hj. Norba menekankan pentingnya membangun pemikiran yang bertumbuh (growth mindset) pada guru maupun peserta didik. Menurutnya, mindset tersebut akan membuat seseorang lebih terbuka terhadap tantangan, tidak mudah menyerah, serta menjadikan kesalahan sebagai peluang untuk belajar.
“Dengan memiliki growth mindset, setiap pendidik maupun siswa akan mampu melihat potensi dirinya untuk terus berkembang. Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses belajar. Inilah salah satu kunci pembelajaran mendalam yang sejati,” tegas Hj. Norba.
Sementara itu, ibu Asniani, S.Pd menguraikan strategi penerapan pembelajaran berbasis pengalaman, refleksi, dan keterlibatan aktif peserta didik.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru SMK Negeri 8 Samarinda dengan penuh semangat dan partisipasi aktif. Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap seluruh pendidik mampu menginternalisasi konsep pembelajaran mendalam dalam praktik mengajar sehari-hari. Hal ini sejalan dengan visi SMK Negeri 8 Samarinda dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kepala Sekolah dan Guru SMKN 8 Samarinda Terapkan Budaya Senyum, Salam, Sapa Setiap Pagi, Sambut Siswa dengan Penuh Kehangatan
Samarinda – Suasana berbeda terasa setiap pagi di gerbang SMK Negeri 8 Samarinda. Kepala sekolah dan para guru berdiri berjejer menyambut kedatangan siswa dengan senyum ramah, sal
